Bahaya Kelenjar Tiroid Pada Ibu Hamil

Penyakit tiorid pada wanita hamil perlu diobati karena berbahaya, berikut adalah bahaya kelenjar tiroid pada ibu hamil yang mersti diwaspadai.

Bahaya Kelenjar Tiroid

Penyakit tiroid adalah kondisi dimana fungsi dari kelenjar tiorid terganggu. Kelenjar ini merupakan organ penting dalam tubuh karena berfungsi mengataur sistem metabolisme tubuh manusia.

Kelenjar ini dikendalikan oleh otaknya tepatnya oleh ipofisis (pituitary) dan hipotalamus. Ketika tubuh kekurangan atau kelebihan hormon tiroid maka otak akan merangsang kelenjar tiroid untuk menyesuaikan kinerjanya sehingga kadar hormon tiroid kembali seimbang.

Banyak wanita yang masuk masa kehamilan mengalami gangguan kinerja tiroid yakni berupa hipertiroid dan hipotiroid.

Hipertiroid pada wanita hamil umumnya karena penyakit autoimun (Grave’s disease), dimana tubuh akan membuat antibodi yang disebut thyroid-stimulating immunoglobulin (TSI) yang menyebabkan tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid.

Sementara itu hipotiorid terjadi pada wanita hamil umunya karena kelainan autoimun, dimana tubuh keliru menyerang sel kelenjar tiroid, menyebabkan tiroid kekurangan sel dan enzim untuk memproduksi hormon tiroid yang cukup.

Bahaya Kelenjar Tiroid Pada Ibu Hamil

Tahukan anda ? bahwa gangguan kelenjar tiroid baik itu hipertiroid atau hipotiorid yang terjadi pada masa kehamilan bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang cukup berbahaya.

Berikut ini adalah beberapa bahaya kelenjar tiroid pada ibu hamil yang perlu diwaspadai.

Penyakit torid berupa kelebihan hormon tiroid atau hipertiroid yang terjadi selama masa kehamilan bisa mengakibatkan kondisi sebagai berikut :

  • Gagal jantung kongestif
  • Preeklamsia—kenaikan tekanan darah yang berbahaya pada akhir kehamilan
  • Serangan tiroid mendadak, gejala parah yang memburuk
  • Keguguran
  • Lahir prematur
  • Berat lahir bayi rendah

Tidak hanya kelebihan hormon tiroid yang menjadi masalah, kekurangan hormon tirodi ( hipotiroid ) pada ibu hamil juga bisa menimbulkan masalah serius pada ibu yang mengandung serta cabang bayi yang tengah dikandung.

Berkut ini adalah gangguan atau bahaya yang bisa muncul ketika ibu hamil mengalami hipotiorid, yakni :

  • Preeklampsia
  • Anemia—terlalu sedikit sel darah merah dalam tubuh, yang mencegah tubuh mendapatkan cukup oksigen
  • Keguguran
  • Berat lahir bayi rendah
  • Kelahiran mati
  • Gagal jantung kongestif (jarang terjadi)

Mengingat penyakit tiorid yang terjadi pada ibu hamil bisa menimbulkan bahaya, maka sebaiknya segera melakukan tindakan penanganan dan pengobatan yang serius jika mulai terdeteksi gejalanya.

Wasapada Gejala Penyakit Tiorid Pada Ibu Hamil

Penyakit tiroid pada wanita hamil cukup sering ditemukan kasusnya sehingga penting untuk setiap wanita hamil untuk mewasapadai penyakit ini, salah satunya ialah dengan mengetahui gejala penyakit kelenjar tiroid.

Dengan begitu maka penderita bisa langsung melakukan atau mengambil tidakan penanganan dan pengobatan sehingga bisa terhindari dari bahaya kelenjar tiroid pada ibu hamil.

Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit tiroid pada ibu hamil yang umumnya terjadinya, yakni :

Gejala Hipertiorid Pada Ibu Hamil

  • Denyut jantung meningkat cepat
  • Sensitif terhadap suhu panas
  • Kelelahan
  • Detak jantung tak teratur
  • Kecemasan
  • Mual atau muntah parah
  • Sedikit gemetar
  • Sulit tidur
  • Penurunan berat badan atau kenaikan berat badan yang rendah

Gejala Hipotorid Pada Ibu Hamil

  • Kelelahan ekstrem dan penambahan berat badan
  • Sembelit
  • Kesulitan berkonsentrasi atau gangguan memori
  • Sensitivitas terhadap suhu dingin
  • Kram otot

Berkonsultasilah dengan dokter ketika beberapa gejala tersebut mulai dirasakan oleh wanita hamil guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

Dengan begitu hal buruk atau bahaya kelenjar tiroid pada ibu hamil bisa dihindari.

Wanita hamil penderita penyakit tiorid juga bisa mengkonsumsi obat tradisional kelenjar tiroid untuk mengatasi penyakit yang diderita, dimana cara ini lebih mudah dan aman dilakukan.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *